Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 8, No 1 (s) (2008): April

Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Wilayah dengan Angka Kematian Bayi (AKB) Tinggi

Asmi, Sarah Ayu Budi (Unknown)
Dewi, Arlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 May 2016

Abstract

Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia has been decrease but it is still high compared with the other ASEAN’s countries, the third higher rank in ASEAN, after Laos and Burma. Indirect causes of IMR include health services, relative difficult to be solved so it is still influence health status disparity of rural and urban area. High IMR regions should be more concerned, such as Pejawaran District which has a high IMR in 5years recent are 46,8/1.000 birth life on 2007, that is higher than national’s IMR are 26,9/1.000 birth life. The objective of this study is to evaluate health services (antenatal andperinatal care) in a high IMR region, Pejawaran District. This study use observational method with survey approach. The population is Pejawaran District ’s community. The samples are housewives who live at this district minimum 5 years and given birth minimum 1 life baby born. Ninety seven samples are selected by Lameshow formula of sample size and were selected by unproportional simple random from 3 villages that are selected by purposive sampling. The result are analyzed by descriptive analysis Generally, maternal-neonatal health care in Pejawaran district are good. There is needed an effort to make health cost and health care location more affordable and accessible for all Pejawaran ’s communities.Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia telah menurun, tetapi masih tinggi dibandingkan anggota ASEAN lain yaitu peringkat ketiga setelah Laos dan Burma. Penyebab tidak langsung AKB termasuk pelayanan kesehatan relatif sulit ditanggulangi sehingga masih menimbulkan disparitas antarpedesaan-perkotaan. Daerah dengan AKB tinggi perlu lebih diperhatikan, seperti Kecamatan Pejawaran yang selalu tinggi dalam 5 tahun terakhir yaitu 46,8/1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007, terlihat lebih tinggi dari AKB nasional yaitu 26,9/1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan (perawatan antenatal dan perinatal) di wilayah dengan AKB tinggi, yaitu Kecamatan Pej awaran. Penelitian ini menggunakan metode observasional pendekatan survei. Populasi penelitian adalah masyarakat Kecamatan Pej awaran, dengan sampel ibu rumah tangga yang pernah melahirkan minimal satu bayi lahir hidup dan tinggal di kecamatan ini minimal selama 5 tahun. Sampel sebesar 97 ditentukan berdasarkan rumus besar sampel Lameshow dan diambil secara unproporsional simple random dari tiga desa yang ditentukan secara purposive sampling. Data diolah dengan analisis deskriptif. Secara umum didapatkan hasil, pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di Kecamatan Pejawaran cukup baik, biaya kesehatan dan lokasi tempat pelayanan kesehatan perlu diupayakan supaya lebih terj angkau dan tercapai bagi seluruh masyarakat Kecamatan Pej awaran.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

mm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in ...