Ekspose yang baru saja dilakukan Komisi Nasional (Komnas) Pendidikan di Jakarta, tepatnya pada 15 November 2001 baru-baru ini, menyajikan sejumlah rekomendasi yang ditujukan kepada para pengambil keputusan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat luas. Salah satu rekomendasi yang cukup mena-rik adalah perlu dilakukannya aksi kolektif (collective action) dari masyarakat untuk peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.        Di dalam rekomendasinya mengenai desentralisasi pendidikan, Komnas Pendidikan menyatakan perlu dilakukan aksi kolektif untuk meningkatkan peran masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan sekaligus untuk merealisasi prinsip-prinsip demokrasi pendidikan. Aksi kolektif ini dapat diwujudkan antara lain dalam pembentukan dewan pendidikan pada tingkat daerah, komite di tingkat sekolah, permintaan pertanggungjawaban kepada para pengelola pendidikan serta kegiatan-kegiatan lain yang secara konkrit berorientasi pada peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.        Rekomendasi tersebut di atas didasarkan kepada kesimpulan Komnas Pendidikan yang menyatakan bahwa peran dan kepedulian masyarakat di dalam penyelenggaraan pendidikan nasional umumnya masih rendah dan belum terkoordinasi.        Dari hasil pengamatan Komnas Pendidikan dapat dinyatakan bahwa hampir di seluruh daerah ternyata peran dan kepedulian ma-syarakat dalam penyelenggaraan pendidikan umumnya rendah, pada hal masyarakat merupakan potensi tersendiri apabila bisa dimotivasi dan dikoordinasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Motivasi dan koordinasi inilah yang belum dapat direalisasi secara maksimal.
Copyrights © 2001