Penelitian ini mengkaji fenomena kejahatan begal bersenjata tajam di Kota Medan dari perspektif kriminologis. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab, modus operandi, dan upaya penanggulangan kejahatan begal bersenjata tajam di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kriminologis. Pengumpulan data dilakukan melalui dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kejahatan begal meliputi faktor ekonomi, lingkungan sosial, rendahnya pendidikan, dan lemahnya penegakan hukum. Modus operandi yang sering digunakan adalah penghadangan korban di jalan sepi, penggunaan senjata tajam untuk mengancam, dan perampasan barang berharga dengan kekerasan. Upaya penanggulangan yang dilakukan aparat penegak hukum mencakup tindakan preventif melalui patroli rutin dan sosialisasi, serta tindakan represif berupa penindakan tegas terhadap pelaku. Penelitian merekomendasikan pentingnya penguatan koordinasi antar aparat penegak hukum dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam mencegah kejahatan begal.
Copyrights © 2025