Baru-baru ini pucuk pimpinan Universitas Terbuka (UT), Setijadi, memberi presentasi pada "Seminar Prospek Universitas Terbuka di Masa Depan" di Yogyakarta. Seminar ini diselenggarakan oleh Fakultas Pasca Sarjana IKIP Yogyakarta; adapun tujuannya di samping memberi wawasan kepada masyarakat mengenai pelaksanaan sistem pendidikan tinggi nonkonvensional di negara kita, juga sekaligus menggali masukan guna meningkatkan mutu dan kredibilitas UT itu sendiri.        Kalau kita mengingat peristiwa penting di sekitar tujuh tahun yang lalu, tepatnya 4 September 1984, ketika UT dinyatakan eksistensinya; maka berbagai harapan masyarakat menumpuk padanya, khususnya harapan tentang adanya sistem pelayanan pendidikan tinggi yang nonkonvensional, untuk meratakan pendidikan bagi masyarakat.        Barangkali kita masih ingat apa yang dikemukakan Presiden Soeharto ketika itu; didirikannya UT merupakan jawaban tepat untuk meratakan kesempatan memperoleh pe-layanan pendidikan tinggi dalam kondisi dan situasi peri kehidupan masyarakat dewasa ini, terutama dikarenakan wilayah kepulauan negeri ini yang sangat luas.
Copyrights © 1992