Punggung bawah menanggung beban paling besar ketika seseorang melakukan gerakan fungsional, hal ini disebabkan punggung bawah bertindak sebagai aksis sentral dalam melakukan gerakan atau aktivitas fungsional keseharian. Cidera yang mengakibatkan nyeri punggung bawah (NPB) akan menghambat segala bentuk aktivitas bahkan produktivitas seseorang. Nyeri merupakan persepsi rasa tidak nyaman yang sering dikaitkan dengan kerusakan jaringan, namun pada kenyataannya nyeri juga berkaitan dengan aspek psikologis/emosi seseorang, sehingga pendekatan yang komprehensif sangat dibutuhkan, yakni pendekatan yang ditujukan pada aspek fisiologis sekaligus aspek psikologisnya. Metode experimental dengan two group pre and post test design. Hasil uji normalitas dengan saphiro-wilk diperoleh nilai p<005 sehingga data berdistribusi tidak normal. Uji beda dengan Wilcoxon antara data sebelum dan sesudah perlakukan baik pada kelompok 1 dan kelompok 2 diperoleh nilai p<0.05 yang berarti kedua perlakuan sama-sama dapat menurunkan nyeri. Pada uji beda menggunakan Mann-whitney terhadap data sesudah perlakuan antara kelompok 1 dan kelompok 2 diperoleh nilai p<0.05 yang berarti ada perbedaan yang bermakna antara nilai VAS sesudah perlakukan kelompok 1 dan kelompok 2. Simpulan pemberian Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan NeuroMuscular Taping (NMT) lebih baik dalam penurunan keluhan nyeri pasien nyeri punggung bawah dibandingkan dengan latihan stretching dan NMT.
Copyrights © 2024