Lingkungan mangrove dapat menjadi sumber yang baik untuk mendapatkan bakteri halotoleran yang berpotensi sebagai agensia pupuk hayati dengan kemampuan melarutkan fosfat dan menambat N2 bebas. Tujuan penelitian ini adalah menguji toleransi isolat bakteri asal sedimen mangrove terhadap salinitas, menguji kemampuan isolat bakteri halotoleran dalam pelarutan fosfat dan penambatan nitrogen bebas, dan karakterisasi fenetik isolat bakteri halotoleran terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 43 isolat yang diteliti, sebanyak 29 isolat toleran terhadap NaCl 5-7%. Dari 29 isolat, sebanyak 11 isolat bakteri halotoleran (>5% NaCl) diketahui mampu melarutkan fosfat dan menambat nitrogen dengan tiga isolat terpilih (LG36, LG60, dan LG66). Ketiga isolat tersebut menunjukkan efisiensi pelarutan fosfat masing-masing 125, 123,72, dan 126,92; dan kemampuan penambatan nitrogennya berturut-turut 38,02 ppm; 28,4 ppm; dan 51,93 ppm. Identitas ketiga isolat terpilih menunjukkan bahwa isolat LG60 merupakan spesies anggota genus Rhizobium, sedangkan isolat LG36 dan LG66 belum dapat diidentifikasi pada level genus. Kata kunci: fiksasi nitrogen, halotoleran, mangrove, pelarutan fosfat
Copyrights © 2025