Fenomena tagar #KaburAjaDulu yang viral di media sosial pada awal tahun 2025 menjadi representasi keresahan generasi muda terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional. Narasi ini menimbulkan berbagai respons, termasuk kekhawatiran akan lunturnya semangat bela negara di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tagar tersebut terhadap kesadaran bela negara mahasiswa dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 141 mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang. Instrumen pengukuran terdiri dari 22 butir pertanyaan dengan skala Likert 5 poin yang mencakup lima aspek utama: paparan informasi, persepsi terhadap narasi, kesadaran bela negara, dampak terhadap sikap bernegara, serta peran media. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif antara paparan informasi dengan persepsi (r = 0.53), persepsi dengan kesadaran bela negara (r = 0.44), dan kesadaran dengan sikap bernegara (r = 0.75). Temuan ini mengindikasikan bahwa tagar #KaburAjaDulu tidak secara langsung melemahkan nasionalisme mahasiswa, melainkan dapat menjadi pemicu refleksi kritis dan penguatan nilai kebangsaan jika dipahami secara kontekstual dan konstruktif. Kata kunci: #KaburAjaDulu, kesadaran bela negara, mahasiswa.
Copyrights © 2025