Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara Coping Stress dan kejadian depresi postpartum setelah gempa. Penelitian ini menggunakan analisis observasional melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan dari bulan maret hingga april 2023 di lingkungan puskesmas Batuyang. Kabupaten Lombok Timur, NTB. Teknik pengambilan sampel adalah acak berstrata sehingga menghasilkan sebanyak 225 subjek penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa OR untuk usia sebesar 3.75 (p<0.001), OR untuk paritas sebesar 3.25 (p<0.001), OR untuk Pendidikan sebesar 0.53 (p=0.029), OR untuk pekerjaan sebesar 0.85 (p=0.549), OR untuk penghasilan sebesar 0.38 (p=0.001), dan OR 0.14 dengan nilai p<0.001 untuk coping stress. Menurut analisis tersebut, variabel-variabel yang berkontribusi pada kejadian depresi pasca salin yaitu usia di bawah 20 tahun atau di atas 35 tahun, memiliki anak kurang dari 2 atau lebih 4, tingkat pendidikan rendah, penghasilan rendah di bawah UMR, dan kurangnya kemampuan coping stress. Namun, apakah ibu bekerja atau tidak bekerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian depresi postpartum dalam konteks pasca gempa Lombok.
Copyrights © 2023