Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas starter organik dalam pembuatan pupuk organik padat dari limbah sayur, daun, kulit kopi, dan limbah rumah tangga. Tiga perlakuan yang diuji adalah tanpa starter, starter DLH, dan starter EM4, untuk memantau perubahan pH, suhu, dekomposisi, serta kualitas fisik dan kimia pupuk. Proses berlangsung selama 21 hari dengan pengukuran setiap 3 hari menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan EM4 menghasilkan pH dan suhu yang lebih stabil, tekstur halus, aroma tanah yang khas, serta volume pupuk yang lebih stabil dibandingkan perlakuan lainnya. Starter DLH mempercepat dekomposisi namun menunjukkan fluktuasi pH yang lebih signifikan, sementara perlakuan tanpa starter menunjukkan perubahan yang kurang konsisten. Efektivitas starter organik bergantung pada karakteristik bahan organik yang digunakan. Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan starter EM4 direkomendasikan untuk menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2025