Penelitian ini menganalisis kebijakan pendanaan pelatihan olahraga di tingkat daerah dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendanaan olahraga memainkan peran strategis dalam mendukung pengembangan olahraga di Indonesia. Variasi alokasi anggaran di berbagai daerah, yang dipengaruhi oleh prioritas dan kapasitas sumber daya masing-masing, menjadi salah satu temuan utama. Meskipun beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Jawa Barat mengalokasikan dana yang signifikan, keterbatasan perencanaan strategis menghambat efektivitas penggunaan dana. Distribusi dana juga menjadi tantangan utama, terutama karena keterlambatan pencairan, ketidakmerataan alokasi antar cabang olahraga, dan birokrasi yang kompleks. Minimnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam perencanaan anggaran memperburuk situasi, menghasilkan kebijakan yang tidak selalu mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan.
Copyrights © 2025