Dasar perancangan dan metoda seorang arsitek dalam merancang karya -karyanya, dapat dipahami dengan menelaah tentang biografi arsitek tersebut untuk mengetahui latar arsitekturnya, mendengar atau membaca pernyataan-pernyataan arsitek tersebut tentang apa yang menjadi dasar perancangannya, serta membedah karya-karya arsitek tersebut untuk mengetahui hal-hal fundamental dalam setiap karya-karyanya. Ketiga hal ini akan digunakan untuk mengetahui dan memahami dasar perancangan dan metoda aplikasi dari seorang arsitek yang bernama Ieoh Ming Pei, atau yang lebih dikenal dengan nama I. M. Pei. Ada tiga dasar yang digunakan I. M. Pei dalam merancang karyanya, yaitu: life of people, nature dan geometry. Untuk menerjemahkan “life of people” dalam rancangan, I. M. Pei bertanya tentang siapa pengguna bangunan dirancang, kenapa mereka menggunakan bangunan tersebut, dan apa yang akan membuat mereka bahagia dalam bangunan ini. Untuk menerjemahkan “nature” dalam rancangan, I. M. Pei memutuskan untuk tidak melawan alam tetapi meyatu dengan alam, dengan membuatnya sesuai dengan kondisi site. Dan untuk menerjemahkan “geometry” dalam rancanganya, menurut I. M. Pei, bentuk pada setiap karyanya terbentuk dari hasil penelitiannya tentang cahaya, bagaimana sebuah ruang dapat terbentuk dari cahaya, menyesuaikan skala dan proporsinya, dan yang terpenting ada ciri khas sebagai bangunan yang tidak berdiri sendiri.
Copyrights © 2010