Tinggal di rumah susun berbeda dengan tinggal di rumah kampung. Perubahan sistem penghunian ini mendatangkan pengaruh pada proses adaptasi penghuni terhadap kondisi rumah susun. Kondisi rumah susun setelah dihuni sekitar 20 tahun mengalami penurunan kualitas. Penurunan kualitas terjadi pada aspek sosial, ekonomi dan fisik lingkungan. Dengan demikian perlindungan kenyamanan, keamanan dan bahkan keselamatan penghuni menjadi terganggu. Pada aspek teknis dan fungsional bangunan, penurunan kualitas terlihat dari kondisi bangunan yang banyak mengalami perubahan dengan adanya penambahan - penambahan yang dilakukan olah penghuni tanpa memperhatikan syarat struktur yang diperbolehkan, sedangkan pada aspek fungsional dapat terlihat dari adanya penggunaan ruang-ruang yang tidak sesuai peruntukannya. Dengan menggunakan pendekatan rasionalistik dengan metoda penelitian deduktif kualitatif yang dilakukan pada Rumah Susun Sederhana Sewa Penjaringan, diharapkan akan ditem ukan jawaban mengenai bentuk-bentuk perubahan pada Rusun baik perubahan secara fisik maupun fungsional ruang huniannya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Copyrights © 2010