Penelitian ini bertujuan agar bisa mengetahui apakah pelatihan mental bisa mengembalikan performa pemain hockey indoor yang memiki rasa cemas dan takut kalah dalam pertandingan kejuaraan nasional di Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif serta menggunakan metode penelitian etnografi berdasarkan penelitian studi kasus. Sasaran penyelidikan adalah club hockey indoor Lampung yang merasa cemas setelah kalah dalam satu pertandingan. Pengumpulan data ini dilakukan melalui teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan mental bisa kembalikan performa pada atlet yang mengalami rasa cemas akibat kekalahan. Kesimpulannya, pelatihan mental sangat penting bagi atlet dan dapat membantu atlet yang menderita kecemasan serta mengembalikan performanya ke level sebelumnya, yang bisa mengendalikan kecemasannya, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengontrol emosi.
Copyrights © 2024