Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Loan Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Kinerja Keuangan (ROE) Perbankan yang terdaftar dibursa efek Indonesia 2011-2015. Loan Deposit Ratio (LDR) merupakan rasio yang menunjukkan tingkat likuiditas suatu bank. Juga menunjukkan kemampuan dalam menjalankan fungsi intermediasinya dalam menyalurkan dana pihak ketiga ke kredit. Non Performing Loan (NPL) merupakan rasio yang dipergunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam menyanggah resiko kegagalan kredit oleh debitur. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) adalah rasio perbandingan antara biaya operasional dengan pendapatan operasional. Return On Equity (ROE) adalah kemampuan bank dalam menghasilkan dengan menggunakan laba dengan menggunakan ekuitasnya. Desain penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak e-views 9. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji, uji F untuk uji simultan dan uji korelasi (Adjusted R-Square). Dalam penelitian ini, sebagian, BOPO memiliki dampak yang signifikan terhadap ROE, sementara LDR dan NPL memiliki dampak terhadap rasio tetapi tidak signifikan. Bersamaan, BOPO, LDR, dan NPL memiliki dampak signifikan terhadap ROE. Adjusted R-Square 0,756697 menggambarkan bahwa varian ROE 75,66% dapat dijelaskan dengan kombinasi dari tiga variabel bebas. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh investor sebagai salah satu keputusan dasar untuk berinvestasi di perusahaan perbankan. Bagi perusahaan, dapat memberikan informasi tentang kinerjanya dan untuk pemerintah, bisa dijadikan referensi pembuatan kebijakan.
Copyrights © 2024