Berdasarkan observasi di kelas 4A SD Islam Al Madina Semarang menunjukkan belum ada implementasi asesmen diagnostik non kognitif. Hal ini menyebabkan pendekatan pembelajaran yang dipilih guru tidak sepenuhnya berpihak pada kebutuhan peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gaya belajar peserta didik menggunakan asesmen diagnostik non kognitif pada pembelajaran berdiferensiasi di SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menggunakan data primer dari observasi, wawancara, dan kuisioner serta data sekunder dari jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan dominasi gaya belajar visual (60,7%), diikuti gaya auditori (17,8%), dan kinestetik (21,5%). Dengan beragamnya gaya belajar ini, guru dapat menyusun pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.
Copyrights © 2024