Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi angka Drop Out kontrasepsi di Puskesmas BatuPutih. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada akseptor kontrasepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Drop Out kontrasepsi dipengaruhi oleh usia responden, pendidikan, pendapatan, jumlah anak, dan kecocokan metode kontrasepsi, di mana mayoritas responden yang mengalami Drop Out adalah wanita usia subur (20-25 tahun) dengan pendidikan SMA, pendapatan di atas Rp5.000.000, serta mayoritas memiliki tiga anak dan merasa kecocokan alat kontrasepsi bervariasi.
Copyrights © 2024