Artikel ini bertujuan untuk membahas konsep metode pembelajaran dalam perspektif Al-Qur’an, khususnya merujuk pada Surah An-Nahl ayat 125. Ayat ini mengajarkan tiga pendekatan utama dalam menyampaikan ilmu, yaitu dengan hikmah (kebijaksanaan), mau’izah hasanah (nasihat yang baik), dan mujadalah (berdialog dengan cara yang baik). Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ketiga metode tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran modern, serta menganalisis relevansinya dalam meningkatkan efektivitas pendidikan. Metode pembahasan dalam artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan telaah literatur dari berbagai sumber tafsir Al-Qur’an dan buku pendidikan. Analisis dilakukan untuk menguraikan penerapan hikmah, mau’izah hasanah, dan mujadalah dalam konteks metode pembelajaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa konsep metode pembelajaran yang diusulkan dalam ayat ini dapat memberikan fondasi yang kuat bagi pengembangan metode pendidikan yang lebih baik, berorientasi pada dialog, dan berpusat pada kebijaksanaan. Hikmah relevan untuk pendekatan personalisasi pembelajaran, mau’izah hasanah mendukung pemberian motivasi dan dorongan positif, sementara mujadalah cocok diterapkan dalam pendidikan yang menekankan keterbukaan dan pemecahan masalah melalui dialog. Kesimpulannya, metode pembelajaran dari perspektif Al-Qur’an ini tidak hanya relevan secara spiritual tetapi juga praktis dalam konteks pendidikan modern.
Copyrights © 2024