Remaja yang tinggal di panti asuhan rentan mengalami kesulitan dalam mengelola emosi secara adaptif karena minimnya dukungan emosional dan pengalaman pengasuhan yang konsisten. Untuk membantu meningkatkan kemampuan regulasi emosi, dilakukan intervensi psikoedukasi kepada delapan remaja laki-laki di Panti Asuhan X Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test untuk mengukur efektivitas intervensi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan regulasi emosi. Hasil analisis repeated measures ANOVA menunjukkan penurunan signifikan dalam skor kesulitan regulasi emosi pada tiga waktu pengukuran (F (2,14) = 50.214, p < .001, ω² = 0.516), serta peningkatan pengetahuan regulasi emosi yang signifikan (F (2,14) = 227.706, p < .001, ω² = 0.943). Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi memberikan dampak positif dalam memperkuat pemahaman dan penerapan strategi regulasi emosi yang lebih sehat dan adaptif pada remaja.
Copyrights © 2025