Among Batu merupakan aplikasi yang dirancang oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik serta mempermudah akses informasi dan layanan kepada masyarakat. Namun, aplikasi ini mengalami berbagai masalah dalam pengalaman pengguna (user experience). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang pengalaman pengguna aplikasi Among Batu dengan menerapkan metode Design Thinking. Metode ini mencakup lima tahap utama, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Metodologi penelitian dimulai dengan memahami kebutuhan pengguna melalui wawancara dan observasi. Permasalahan utama dianalisis dan dirumuskan untuk menghasilkan gagasan solusi yang relevan. Prototipe desain baru kemudian dievaluasi melalui Usability Testing dan User Experience Questionnaire (UEQ). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan ulang aplikasi Among Batu memperoleh nilai rata-rata UEQ sebesar 2,56 pada aspek Daya Tarik, 2,44 pada Kejelasan, 2,51 pada Efisiensi, 2,20 pada Ketepatan, 2,28 pada Stimulasi, dan 2,23 pada Kebaruan. Selain itu, pengujian usability menunjukkan tingkat efektivitas sebesar 99%, efisiensi 97,96%, dan kepuasan pengguna mencapai 93,5%. Kesimpulan dari hasil pengujian menunjukkan bahwa perancangan ulang aplikasi Among Batu telah berhasil meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan. Aplikasi ini kini lebih intuitif, efisien, dan memenuhi kebutuhan pengguna. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut agar aplikasi dapat berfungsi secara optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Copyrights © 2025