Transformasi digital telah mendorong peningkatan adopsi aplikasi digital dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk layanan seluler. Aplikasi MyTelkomsel sebagai platform self-service dari Telkomsel banyak digunakan oleh generasi milenial dan generasi z yang merupakan digital-native. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat dan perilaku penggunaan MyTelkomsel menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) dengan penambahan konstruk trust dan innovativeness. Terdapat konstruk utama yang dianalisis yaitu performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, habit, trust, dan innovativeness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria penggunaan aplikasi dalam satu atau dua bulan terakhir dan pendekatan quota sampling untuk menyeimbangkan jumlah responden antar generasi. Penelitian ini melibatkan 208 responden dari generasi milenial dan generasi z, yang kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa facilitating conditions, habit, dan innovativeness berpengaruh positif signifikan terhadap behavioral intention. Sementara behavioral intention dan habit berpengaruh signifikan terhadap use behavior. Temuan ini diharapkan memperkaya literatur adopsi teknologi dalam layanan digital khususnya di sektor telekomunikasi Indonesia.
Copyrights © 2025