Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran spasial sabuk hijau serta mengevaluasi sebaran spasial sabuk hijau eksisting untuk mitigasi struktural tsunami di kawasan pesisir Kabupaten Cilacap. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi metode NDVI dan Weighted Overlay Analysis. Penelitian ini menghasilkan temuan kelas risiko tsunami berdasarkan parameter penggunaan lahan, kelerengan, elevasi, jarak dari sungai dan jarak dari pantai. Wilayah dengan kelas risiko sangat tinggi seluas 604,6 Ha direkomendasikan sebagai sabuk hijau dengan berbagai tanaman pesisir seperti mangrove dan native plant yang sesuai dengan karkteristik wilayahnya. Di Segara Anakan ditemukan kelas efektivitas hutan pesisir sebagai wilayah penyangga tsunami yang dapat mereduksi tsunami tergolong lebih efektif dengan nilai 78%.
Copyrights © 2025