Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Vol. 3 No. 2

ANALISIS KOMPARASI BIAYA TRANSAKSI PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO MODEL GRAMEEN BANK DAN MODEL KOPERASI KREDIT (STUDI PADA PT “A” DAN KOPERASI KREDIT “B” DI KABUPATEN MALANG)

Mu’arofah, Ana Fitrotul (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2016

Abstract

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) memiliki peran sebagai salah satu alatpembangunan yang paling efektif untuk mengurangi masalah kemiskinan akibat rendahnya aksesmodal finansial. Peran ini semakin memperkuat alasan pentingnya menjaga efisiensi LKM agartetap sustainable. Yustika (2013) menyatakan bahwa efisien tidaknya desain kelembagaan suatuorganisasi atau unit bisnis dapat diukur menggunakan suatu alat analisis yaitu biaya transaksi.Karena itulah, penelitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan biaya transaksi antara duamodel LKM yakni model Grameen Bank (PT “A”) dan Koperasi Kredit (Kopdit “B”), sehingganantinya diketahui model LKM mana yang lebih efisien. Teknik analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan statistik deskriptif. Komponen biaya transaksidalam penelitian ini terdiri dari biaya screening, biaya administrasi, biaya monitoring, dan biayapenegakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total biaya transaksi pada Kopdit “B” yangmenerapkan model Koperasi Kredit lebih tinggi daripada total biaya transaksi pada PT “A” yangmenerapkan model Grameen Bank. Hal ini mengindikasikan bahwa PT “A” (model GrameenBank) lebih efisien daripada Kopdit “B” (model Koperasi Kredit).Kata kunci: Biaya Transaksi, Grameen Bank, Koperasi Kredit, Lembaga Keuangan Mikro,Ekonomi Kelembagaan

Copyrights © 2016