Kondisi kekurangan pasokan darah bisa membahayakan nyawa pasien yang membutuhkan, untuk itu UTD PMI mengelola persediaan dan permintaan darah. Untuk mengatasi ketidakpastian dalam jumlah permintaan golongan darah A, B, O dan AB bisa dengan mengetahui jumlah permintaan yang akan terjadi dengan peramalan. Peramalan permintaan dilakukan di UTD PMI Kota Malang untuk melakukan perencanaan persediaan darah agar meminimalisir kekurangan persediaan darah. Metode peramalan yang dipilih adalah metode exponential smoothing dan metode dekomposisi dengan uji forecast error menggunakan MAPE, MSD dan MAD. Hasil uji pola data yang didapatkan sebagai pola trend dan acak, digunakan jenis metode double exponential smoothing-Holt dan metode dekomposisi tanpa ada unsur siklis. Dari hasil nilai forecast error diketahui bahwa penggunaan metode exponential smoothing lebih baik dibandingkan metode dekomposisi. Menggunakan peramalan permintaan golongan darah A, B, O dan AB, UTD PMI Kota Malang bisa memperkirakan jumlah permintaan pada bulan Mei sampai Agustus 2018, sehingga bisa memaksimalkan perencanaan persediaan darah agar terjadi kekurangan pasokan darah bisa diminimalisir.Kata Kunci : peramalan permintaan, darah, exponential smoothing, dekomposisi, perencanaan persediaan
Copyrights © 2018