Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh jumlah penduduk, laju inflasi, jumlah wisatawan, dan jumlah objek hiburan non-insidental terhadap realisasi penerimaan pajak hiburan di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berhasil diperoleh sebanyak 60 data sampel melalui metode dokumentasi. Data penelitian menggunakan data time series bulanan berupa data jumlah penduduk, laju inflasi, jumlah wisatawan, dan jumlah objek hiburan non-insidental pada tahun 2013 hingga 2017. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda dengan aplikasi SPSS versi 21. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan jumlah wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap realisasi penerimaan pajak hiburan di Kota Malang, sedangkan laju inflasi berpengaruh secara negatif dan signifikan. Jumlah objek hiburan non-insidental memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak hiburan di Kota Malang tahun 2013 – 2017. Kаtа Kunci: Pajak Hiburan, Jumlah Penduduk, Laju Inflasi, Jumlah Wisatawan, Jumlah Objek Hiburan Non-insidentalÂ
Copyrights © 2019