Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :untuk mengetahui pengaruh upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di kota malang, untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto terhadap penyerapan tenaga kerja di kota malang, dan untuk mengetahui pengaruh inflasi terhadap penyerapan tenaga kerja di kota malang..Menggunakan jenis peneltian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian inidilakukan di Kota Malang dengan data dari tahun 2001 hingga tahun 2017 yang diambilmelalui Badan Pusat Statistik Kota Malang. Dalam penelitian ini variabel yang digunakanmeliputi variabel upah minimum (X1), PDRB (X2), inflasi (X3), denganpenyerapan tenaga kerja (Y). Metode analisis data penelitian menggunakan analisis regresilinier berganda (Ordinary Least Square) dengan taraf signifikansi sebesar 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel yang signifikan mempengaruhi variabel penyerapan tenaga kerja di Kota Malang yaitu PDRB (X2).Sedangkan variabel upah minimum (X1) dan inflasi (X3) secara parsial tidak berpengaruhsignifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang. Selanjutnya, variabel upah minimum (X1), PDRB (X2), dan inflasi (X3)secara simultan (bersama-sama) mempunyai pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Kota Malang. Kontribusi variabel-variabel tersebut sebesar 79,3% dan sisanya sebesar 20,7% dijelaskan oleh variabelvariabel lainnya. Kata Kunci : Upah Mininmum,PDRB, Inflasi, Penyerapan Tenaga KerjaÂ
Copyrights © 2019