Prevalensi penggunaan internet yang bermasalah atau disebut sebagai problematic internet use (PIU) mengalami peningkatkan dari tahun ke tahun sehingga diperlukan sebuah alat ukur guna mendeteksi perilaku tersebut. Di Indonesia, sudah dikembangkan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) berbahasa Indonesia, namun beberapa item dinilai masih membingungkan dan sampel terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merevisi item dan menguji ulang analisis properti psikometri dengan melibatkan subjek dengan karakteristik yang lebih luas. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 301 orang yang berdomisili di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Problematic Internet Use Questionnaire (PIUQ) versi Indonesia dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan bukti validitas dan estimasi reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa PIUQ versi revisi memiliki struktur faktor yang sesuai dan menunjukkan reliabilitas yang baik. Dengan demikian, PIUQ versi revisi dapat digunakan sebagai alat skrining yang valid dan reliabel untuk mendeteksi kecenderungan penggunaan internet yang bermasalah di Indonesia, khususnya dalam konteks penelitian, namun, belum direkomendasikan untuk tujuan diagnosis klinis.
Copyrights © 2025