Penelitian ini membahas transformasi pedagogik sebagai strategi untuk menghilangkan stereotip gender dalam lembaga pendidikan. Stereotip gender, yang sering kali memperkuat ketidakadilan struktural, menjadi penghambat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana pendekatan pedagogik berbasis kesetaraan gender dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Transformasi ini melibatkan penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum yang responsif gender, serta kebijakan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis kesetaraan gender tidak hanya mendukung pencapaian SDG 4 dan 5, tetapi juga mendorong perubahan budaya pendidikan yang menghormati keberagaman dan keadilan. Dengan penerapan strategi yang komprehensif, lembaga pendidikan dapat menjadi agen perubahan sosial dalam membangun masyarakat yang bebas dari bias gender.Kata kunci : Transformasi Pedagogik, Stereotip Gender, Pendidikan Inklusif, Kesetaraan Gender, SDG.
Copyrights © 2024