Penuaan atau Aging adalah hasil akumulasi dari perubahan organisme atau objek karena waktu. Penuaan pada manusia berkaitan dengan proses multidimensional fisik, psikologis dan perubahan sosial. Penurunan Activity of Daily Living pada lansia disebabkan oleh persendian kaku, pergerakan yang terbatas, waktu bereaksi yang lambat, keseimbangan tubuh yang buruk, gangguan peredaran darah, keadaan yang tidak stabil bila berjalan seperti ingin jatuh, gangguan penglihatan dan pendengaran. Ketergantungan pada lansia jika tidak segera ditangani maka akan menimbulkan beberapa akibat seperti timbulnya berbagai penyakit, gangguan sistem tubuh dan sistem syaraf pusat serta menurunnya Activity of Daily Living. Tindakan yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut antara lain dengan senam lansia, karena manfaat senam lansia bagi kesehatan adalah sebagai upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Manfaat tersebut ditinjau dari fisik, psikis dan sosial. Dalam penelitian ini, desain yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan designe penelitian one group pretest-postest without Control Design. Lokasi penelitian di lakukan di panti Werdha Marfati yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2022. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang memeuhi kriteria inklusi yaitu lansia yang mampu melakukan senam. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner penelitian. Setelah data terkumpul, maka data dianalisa dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dan diolah menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan perlakukan senam lansia terhadap kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sehingga disarankan agar pengurus meningkatkan dan mengadakan rutin senam kepada seeluruh lansia agar lansia sehat dan produktif.
Copyrights © 2023