Penuaan merupakan suatu proses yang dipengaruhi oleh lingkungan, yang merupakan kecenderungan genetik, terdiri dari proses biologis dan seluler yang menyebabkan penurunan aktivitas fisiologis intrinsik sel. Dalam mencegah proses penuaan dapat dengan merangsang kolagen baru melalui penggunaan bahan yang dapat meningkatkan kolagen baru. Tujuan systematic review ini yaitu untuk mengetahui perbandingan polikaprolakton, asam polilaktat dan polidioksanon dalam proses neokolagenesis. Systematic review ini menggunakan artikel pada database PubMed, Google Scholar, dan ProQuest yang diterbitkan pada 2019-2023, didapatkan 592 artikel kemudian direview menggunakan diagram Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) dan mendapat 5 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil 5 artikel diperoleh bahwa bahan polidiaxanone lebih baik dan aman serta dapat merangsang proses neokolagenensis. Jahitan ini memiliki kekuatan tarikan awal yang lebih besar dibandingkan asam poliglikolat. Dari segi bentuk injeksi maupun benang PCL dan PLLA juga baik dalam proses neokolagenensis namun lebih efekif dan lebih baik PDO. Dapat disimpulkan bahwa pada proses neokolagenesis ini bahan yang memiliki sifat biofisik, keamanan, dan kemanjuran adalah bahan pengisi polidioksanon (PDO) dibandingkan dengan bahan pengisi asam poli-L-laktat (PLLA), polikaprolakton (PCL), PDO juga dapat menstimulasi kolagen baru dibandingkan dengan PCL dan PLLA. Bagi penggunaan bahan tersebut dapat memperhatikan tingkat keefektifannya untuk menghasilkan proses neokolagenenesis yang baik.
Copyrights © 2024