Materi bentuk molekul suatu senyawa kimia menuntut pemahaman terhadap konsep abstrak yang tidak bisa diamati secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan kecerdasan visual-spasial yang baik agar mampu membayangkan dan merepresentasikan bentuk molekul dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan visual-spasial siswa melalui pembelajaran berbasis simulator interaktif. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes evaluasi dan observasi aktivitas siswa. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan ketercapaian rata-rata indikator visual-spasial dari 58% pada siklus pertama menjadi 77,5% pada siklus kedua. Selain itu, terdapat perubahan positif pada level kecerdasan siswa menjadi lebih tinggi. Hal ini menunjukkan media simulator interaktif ini efektif dalam membantu siswa meningkatkan kecerdasan visual-spasial pada materi bentuk molekul. Namun, berdasarkan hasil penelitian memiliki keterbatasan dalam mengembangkan aspek conceptualization dan problem solving. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu mengintegrasikan strategi pembelajaran berbasis simulasi dengan aktivitas analitis, serta memperbanyak latihan dan scaffolding untuk mengembangkan pemahaman konsep melalui representasi bentuk molekul secara tiga dimensi dengan optimal.
Copyrights © 2025