Pengalaman langsung (hands-on experience learning) dapat menjadi sarana yang efektif untuk memfasilitasi dalam pembelajaran kecakapan hidup (life skills) dalam memahami konsep, meningkatkan keterampilan praktis, serta membantu dalam pengembangan kemandirian dan kepercayaan diri bagi anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut serupa dengan tantangan yang dihadapi oleh guru SLB di Gunungkidul dalam memberikan pengalaman langsung bagi anak berkebutuhan khusus dalam pembelajaran serta tidak menjabarkannya dalam perangkat pembelajaran. Selain itu, kompetensi pedagogik yang meliputi pemahaman guru terhadap anak berkebutuhan khusus, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan untuk mengaktualisasikan berbagai potensi anak yang dimilikinya harus tampak dalam perangkat pembelajaran dan implementasinya di kelas. Oleh karena itu, kegiatan dosen di luar kampus pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan untuk memberikan penguatan implementasi Project Based Learning bagi guru di Sekolah Luar Biasa di Gunungkidul. Pemahaman dan keterampilan guru SLB di Gunungkidul dalam pembelajaran berbasis PjBL dapat meningkatkan pendidikan yang berkualitas bagi anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kegiatan workshop, diskusi terarah, dan pendampingan secara tatap muka dan online. Kegiatan melibatkan 30 peserta dari SLB di Gunungkidul.
Copyrights © 2025