Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) bertujuan mencegah komplikasi penyakit kronis seperti Hipertensi dan Diabetes Mellitus tipe 2. Inisiatif ini dimulai oleh BPJS Kesehatan untuk menanggulangi peningkatan penyakit tidak menular. Dalam perspektif Islam, menjaga kesehatan dianggap sebagai ikhtiar dan ibadah. Penelitian ini menganalisis efektivitas program pengelolaaan penyakit kronis (PROLANIS) pada penderita Hipertensi di Klinik Sri Pamela Membang Muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi Kepala Klinik, 3 petugas pelaksana termasuk PIC PROLANIS, serta 3 peserta PROLANIS Hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PROLANIS di Klinik Sri Pamela Membang Muda telah tepat sasaran, termasuk untuk pasien Hipertensi. Sosialisasi program melalui ajakan saat pemeriksaan kesehatan, banner di klinik, dan informasi melalui WhatsApp Group. Pencapaian tujuan program juga didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Namun, terdapat kendala seperti ketidakteraturan jadwal kegiatan dan rendahnya kehadiran peserta. Pemantauan program melalui capaian KBK oleh PIC PROLANIS. Penelitian ini menunjukkan bahwa PROLANIS di Klinik Sri Pamela Membang Muda belum efektif. Faktor utama yang menghambat efektivitas program adalah rendahnya kepatuhan peserta, belum terlaksananya home visit, dan kurang efektifnya sosialisasi. Pencapaian program masih di bawah target RPPT BPJS. Peserta diharapkan lebih disiplin dan aktif, sementara evaluasi serta perbaikan program diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan Hipertensi dalam PROLANIS.
Copyrights © 2025