Widya Katambung Jurnal Filsafat Agama Hindu
Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Widya Katambung: Filsafat Agama Hindu

Tri Hita Karana Dalam Upacara Memapas Lewu Di Pura Salipaseban Batu Tangkiling (Kajian Bentuk Fungsi Dan Makna)

Nurlensi, Nurlensi (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2023

Abstract

Tujuan/ maksud penelitian atau gambaran penelitian sekarang dengan terdahulu, Ajaran Tri Hita Karana ini adalah manusia. Karena kalau terbangun hubungan vang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam lingkungannya. Sedangkan menurut Deselinga Mamapas Lewu berasal dari bahasa dayak Ngaju, Mamapas berati menyapu dan lewu berati membersihi Kampung atau kota tempat tinggal manusia. jadi mamapas lewu berati sebagai upacara membersihkan kampung atau membersihkan kota tempat tinggal, dengan kata lain Mamapas Lewu sama dengan Upacara tolak bala. Upacara Mamapas Lewu dapat dilakukan karenaUntuk Mensejaterakan dan meselaraskan alam baik dalam bentuk yang kecil maupun dalam bentuk yang sangat besar ini juga dapat dilaksanakan oleh Masyarakat kampung atau kota atau juga membayar ajat atau niat kita jika keingginan tercapai, upacara ini dilakukan oleh masyarakat menyakininya. Metode yang digunakan metode kualitatip karena karena sumber yang didapatkan melalui wawancara yang menjadi simple dalam tulisan ini adalah beberapa tokoh Masyarakat dan buku – buku yang menjadi rujukan dalam tulisan ini.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

WK

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal Widya Katambung is scientific journal published by LPPM of the State Hindu Institute of Religion Tampung Penyang, Palangka Raya. This journal presents academic articles discussing developments and research findings in the fields of philosophy and Hinduism. It is published twice a year, in ...