Silase sebagai bahan pakan ternak ruminansia sangat membantu keberadaannya. Peternak tradisional yang hanya mampu beternak sampingan tidak bisa memberikan penghasilan yang layak. Petani harus selalu berinovasi dalam pembuatan pakan ternaknya agar tidak bergantung pada mencari rumput setiap hari. Menjadikan silase sebagai pakan ternak dapat membantu peternakan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Dusun Weling, RT 03 RW 04, Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, berfokus pada sosialisasi dan pendampingan pembuatan pakan ternak ramah lingkungan berbasis hijauan sorgum (silase) dalam mendukung ketersediaan stok pakan nasional. Sosialisasi dan pendampingan pembuatan silase dilakukan bersama kelompok tani setempat, dimana menggunakan hijauan sorgum sebagai bahan utama produksi silase. Hijauan sorgum dicacah menggunakan mesin cupper, kemudian dicampur dengan dedak, molasses, singkong atau menir, diaduk dan dikemas menggunakan drum plastik dan dipadatkan. Pembuatan silase yang kedap udara menjamin udara luar tidak masuk, karena jika bahan tersebut terkontaminasi udara luar maka akan rusak dan berjamur. Hasil akhir dari sosialisasi dan pendampingan ini sebuah produk silase siap pakai, serta keterampilan para kelompok tani setempat dalam membuat silase. Harapannya tentunya dari hasil Sosialisasi dan pendampingan pembuatan silase dapat mendukung ketersediaan stok pakan nasional, khususnya di daerah Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Copyrights © 2024