Masalah prestasi akademik lebih sering terjadi pada siswa yang mengalami masalah psikologis seperti stres. Stres yang berlebihan dapat memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Salah satu permasalahannya adalah kurangnya resiliensi akademik mahasiswa, yaitu kemampuan mahasiswa untuk bertahan dalam berbagai kesulitan dan beradaptasi keadaan tersebut. Resiliensi akademik adalah proses perkembangan dinamis yang melibatkan faktor pelindung eksternal dan internal yang memiliki peranan penting dalam berkontribusi pada penyesuaian dan kesuksesan akademik. Salah satu faktor pelindung internal adalah regulasi emosi. Sedangkan faktor pelindung eksternal adalah dukungan sosial dosen. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah dukungan sosial dosen memoderasi pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik. Metode penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Subjek adalah mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan sebanyak 366 orang, diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah adaptasi skala resiliensi akademik, skala dukungan sosial, dan adaptasi skala regulasi emosi. Analisis regresi moderasi (MRA) digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari dosen memperkuat pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik siswa. Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial dari dosen mereka lebih mampu menggunakan strategi regulasi emosi yang baik, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan mereka untuk bertahan dalam situasi sulit.
Copyrights © 2024