Keseharian santri diisi dengan jadwal kegiatan yang cukup padat, diawali dari shubuh hingga malam. Tiap aktivitas memiliki targetnya masing-masing. Orang tua tentu memiliki harapan tersendiri, saat memasukkan anaknya ke pondok pesantren. Bagi santri dengan grit yang tinggi, maka ia akan mampu bertahan dan berusaha untuk meraih tujuan jangka panjang, walaupun dengan adanya kesulitan/ hambatan dalam prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap tingkat grit santri di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari, Pasuruan. Teknik sampling dilakukan secara insidental dengan melibatkan sebanyak 353 santri. Instrumen yang digunakan berupa skala pola asuh dan skala grit dengan analisa data menggunakan one way ANOVA. Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai F sebesar 5,291 dengan tingkat signifikansi 0,005 (< 0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh pola asuh terhadap grit santri diterima. Kontribusi variabel pola asuh terhadap grit hanya sebesar 2,9%, yang menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih dominan dalam memengaruhi tingkat grit pada santri.
Copyrights © 2025