Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parent–Child Communication dengan Brain Rot pada Generasi Z. Sebanyak 207 partisipan yang tergolong Generasi Z dan aktif menggunakan media sosial serta yang tinggal bersama dengan orang tuaterlibat dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear. Hasil menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Parent–Child Communication dan Brain Rot, meskipun dengan kekuatan hubungan yang lemah. Selain itu, aspek Idealization dalam Parent-Child Communcation ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap Brain Rot. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi emosional yang hangat dengan orang tua dapat berperan sebagai faktor pelindung terhadap dampak negatif paparan digital
Copyrights © 2025