Permasalahan mikroplastik di wilayah pesisir semakin mengkhawatirkan karena berdampak pada ekosistem laut sekaligus kesehatan manusia. Sekitar 60%-90% komposisi sampah pantai di Indonesia adalah sampah plastik. Dampak dari pencemaran ini tidak hanya mengancam kehidupan biota laut, tetapi juga dapat berbalik menyerang kesehatan manusia melalui rantai makanan. Pantai Amai di Kampung Tabla Supa, Kabupaten Jayapura, merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang rentan terhadap pencemaran plastik akibat aktivitas wisatawan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya mikroplastik dan sikap masyarakat pesisir tentang kesadaran tidak membuang sampah sembarangan didaerah pantai, khususnya Komunitas Jaga Laut, melalui Program Sekolah Laut. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi awal dengan pemangku kepentingan lokal, sosialisasi bahaya mikroplastik menggunakan kuisioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan, aksi bersih pantai yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, serta pemasangan spanduk dan distribusi brosur sebagai media edukasi. Adapun sasaran dalam pengabdian ini adalah masyarakat sekitar Pantai Amai khususnya para pemuda sebanyak 22 orang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dari aspek pengetahuan maupun sikap. Pada aspek pengetahuan, jumlah peserta dengan kategori baik meningkat dari 40,9% menjadi 100% dengan nilai p<0.05. Sementara pada aspek sikap, peserta dengan kategori baik meningkat dari 31,8% menjadi 86,4% dengan nilai p<0.05. Dengan meningkatnya literasi ekologi dan kepedulian masyarakat, komunitas pesisir memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga laut dari pencemaran plastik. Adapun keberlanjutan program ini yaitu mengadakan workshop pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis sehingga tidak hanya bermanfaat dari segi kebersihan lingkungan namun mampu menaikkan taraf hidup masyrakat pesisir Pantai Amai, Kampung Tabla Supa.
Copyrights © 2025