Penelitian ini menganalisis kebutuhan pengembangan perilaku peduli lingkungan pada anak usia dini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan fokus pada identifikasi kesadaran guru dan implementasi praktik ramah lingkungan di PAUD. Metode survei kuantitatif dengan instrumen kuesioner tertutup, dimana data dikumpulkan dari 109 guru PAUD di lima kabupaten/kota, dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 92,7% guru menyadari urgensi penanaman perilaku peduli lingkungan, namun pada implementasinya terkendala oleh keterbatasan pemahaman anak (35,8%), dan kurangnya dukungan orang tua (24,8%). Sebanyak 82,6% guru menilai pendekatan learning by doing (membuang sampah pada tempatnya, berkebun, dan recycle). Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program pelatihan guru, media pembelajaran kontekstual, dan panduan kegiatan yang mendukung internalisasi nilai lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini memperkaya literasi tentang strategi implementasi pendidikan lingkungan di PAUD sebagai upaya tindak lanjut.
Copyrights © 2025