Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas biomassa kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam fitoremediasi air limbah domestik dari Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Supit Urang, Malang. Empat taraf biomassa diuji: kontrol (0 g), 100 g, 150 g, dan 200 g, masing-masing dengan empat kali ulangan. Parameter kualitas air yang diamati meliputi pH, suhu, total padatan terlarut (TDS), dan konduktivitas listrik (DK), sementara kinerja instalasi dinilai melalui perubahan biomassa. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan untuk pH (F = 18,31, p < 0,001), TDS (F = 23,86, p < 0,001), dan DK (F = 23,14, p < 0,001). Perlakuan biomassa 200 g (P3) mencapai efisiensi remediasi tertinggi, mengurangi TDS sekitar 38% dan EC sebesar 40% dibandingkan dengan kontrol. Lebih lanjut, biomassa tanaman meningkat sebesar 14%, menunjukkan penyerapan nutrisi dan polutan secara aktif melalui zona akar. Secara keseluruhan, I. aquatica menunjukkan potensi tinggi sebagai biofilter alami yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas air limbah domestik dan mengurangi beban polutan.
Copyrights © 2025