AbstrakKarbon aktif (charcoal) adalah bahan baku yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah cangkang kemiri. Limbah ini sering kali terjadi penumpukan sehingga perlu dilakukan penanggulangan yang nantinya akan menghasilkan manfaat yang memiliki nilai produk yang bebas dari bahaya serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sabun mandi cair yang berkomposisi baik, menguji kualitas sabun mandi cair dan pengaruh penambahan massa Charcoal dan minyak zaitun pomace terhadap nilai pH, uji organoleptik, uji ketahanan busa, dan uji ketinggian busa. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum adalah penambahan massa charcoal tempurung kemiri yaitu 2, 5, 7, 12 gram dalam pembuatan sabun mandi cair yang akan dilihat dari penambahan massa charcoal tempurung kemiri terhadap karakteristik sabun mandi cair dengan waktu pengadukan 6, 8, 10, 12 menit. Ada beberapa tahapan proses pada penelitian ini, diantaranya tahap mempersiapkan bahan baku, tahap penyaringan charcoal, tahap menjadikan sabun mandi cair. Adapun beberapa massa charcoal yang dipakai ialah 2, 5, 7, 12 gram. Berdasarkan hasil penelitian nilai pH yang dihasilkan bersifat basa sesuai dengan nilai persyaratan pH sediaan sabun yaitu 8-9. Sabun mandi cair tidak menghasilkan busa karena sabun tidak tersaponifikasi sempurna dan kurangnya penambahan surfaktan.
Copyrights © 2024