Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Upaya Kepala Sekolah Menengah Atas dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Kabupaten Soppeng 2) Hambatan atau kendala Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Soppeng dalam menerapkan kurikulum merdeka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 13 orang (3 kepala sekolah, 9 guru, dan 1 pihak dinas pendidikan) yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: 1) Kepala sekolah setiap Unit Pelaksana Tugas 2) Guru yang telah mengajar minimal 3 tahun atau sejak 2020 Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Upaya Kepala Sekolah Menengah Atas dalam menerapkan kurikulum merdeka di Kabupaten Soppeng meliputi; a) pelatihan yang dilakukan oleh pihak sekolah, seperti workshop dan in house Training b) pelaksanaan kurikulum merdeka. 2) Hambatan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka yaitu; a) guru yang tidak mau belajar.
Copyrights © 2024