Ada jurang antara aktivitas moral dengan identitas personal yang menjadi sumber inotentisitas. Salah satu akarnya adalah etika prosedural yang berpusat pada “apa yang harus dilakukan.” Charles Taylor mengatasinyamelalui etika substantif yang berdasar pada konsep fundamental tentang “yang baik” (the good). Iamenjelaskan dimensi ontologis dari moralitas dan identitas serta menawarkan etika otentisitas, di mana identitas yang benardan aktivitas yang baik berkaitan secara ontologis. Inilah konsep etis tentang “the good self ”.
Copyrights © 2007