Indonesia terdiri atas beragam suku bangsa dengan budaya dan tradisinya masing-masing, salah satunya adalah suku Bugis. Suku Bugis memiliki warisan kue tradisional yang tidak hanya mengandung nilai-nilai kuliner, tetapi juga mengandung nilai matematis diantaranya yaitu pola geometri yang terkandung dalam desainnya. Oleh karenanya, peneliti tertarik untuk melakukan studi etnomatematika yang bertujuan untuk mengkaji dari aspek matematis khususnya pada bentuk geometri dari bentuk kue tradisional suku Bugis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh dari penelusuran literatur. Kue tradisional yang dimaksud yaitu kue bolu peca, kue barongko, kue cangkone, kue onde-onde, kue bolu cukke, dan kue bannang-bannang. Diperoleh hasil bahwa kue tradisional suku Bugis mengandung nilai matematis. Bentuk geometris dari kue bolu peca berupa bentuk bangun ruang sisi datar yaitu balok. Kue barongko berbentuk prisma segitiga. Serta kue cangkone yang berbentuk limas segiempat. Selanjutnya, pada kue onde-onde berbentuk bangun ruang sisi lengkung yaitu bola. Kue bolu cukke berbentuk setengah bola. Terakhir, kue bannang-bannang berbentuk tabung. Jadi, kue tradisional suku Bugis ini dapat dijadikan sebagai contoh benda konkrit dalam pembelajaran geometri khususnya pada materi bangun ruang. Selain mengajarkan mengenai konsep geometri pada pembelajaran matematika, juga dapat menambah wawasan siswa mengenai kue tradisional suku Bugis.
Copyrights © 2024