Penelitian ini menganalisis konsep feminisme dalam cerpen karya Ade Indriyani yang berjudul "Naiknya Harga Diri Perempuan" dalam antalogi cerpen perempuan seri pertama "Izinkan Perempuan Berbicara" yang diterbitkan oleh Syiah Kuala University dengan fokus pada bagaimana harga diri perempuan direpresentasikan dalam narasi. Feminisme dalam sastra merujuk pada paham feminis, dimana perempuan mempertahankan harga dirinya dan menjungjung kesetaraan gender dalam bentuk sebuah karya. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali tema-tema feminisme yang muncul dalam karya sastra tersebut, termasuk bagaimana tokoh perempuan mengalami perubahan dalam kesadaran diri dan perjuangan atas hak-hak mereka. Data diperoleh melalui analisis teks dengan pendekatan kritis terhadap karakter, dialog, dan latar cerita yang mencerminkan perlawanan terhadap norma patriarki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Ade Indriyani mengangkat isu tentang kebangkitan harga diri perempuan sebagai bentuk pembebasan dari konstruksi sosial yang mengekang. Temuan ini memberikan kontribusi dalam pemahaman literasi feminisme di Indonesia serta menegaskan pentingnya sastra sebagai medium dalam menyuarakan pengalaman dan perjuangan perempuan.
Copyrights © 2025