Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMA Negeri 13 Semarang, terutama mengingat tujuan program untuk menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan akses pendidikan bagi peserta didik kurang mampu. Penelitian ini bertujuan menelaah efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan sasaran PIP melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi antara April dan Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada kasus putus sekolah di SMA 13 Semarang, menandakan efektivitas program dalam menjamin kelanjutan pendidikan; namun proses pencairan dana yang kompleks dan monitoring manual belum optimal mengganggu efisiensi. Nominal bantuan sebesar Rp 1.800.000 per tahun dinilai membantu tetapi belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan siswa, dan mekanisme aspirasi dewan tanpa verifikasi lapangan menyebabkan distribusi tidak merata. Upaya sosialisasi mendapat respons positif, mencerminkan responsivitas yang baik, tetapi perlu peningkatan sistem verifikasi dan digitalisasi pelaporan untuk mempercepat penyaluran. Implikasi penelitian ini merekomendasikan penyederhanaan prosedur administrasi, penguatan basis data penerima, serta penyesuaian nominal bantuan sesuai konteks lokal agar PIP berjalan lebih efektif, adil, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025