Isu pemanasan global dan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) telah menjadi perhatian utama yang memengaruhi perubahan iklim secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor energi, pupuk, dan kebakaran hutan terhadap emisi GRK di Sumatera Utara selama periode 2000-2023. Metodologi yang diterapkan adalah analisis regresi berganda menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Lingkungan Hidup. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga sektor ini memiliki pengaruh signifikan terhadap emisi GRK, dengan model regresi yang menunjukkan nilai R-squared sebesar 93,38%. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas di sektor energi dan penggunaan pupuk, serta kejadian kebakaran hutan, berkontribusi besar terhadap emisi GRK. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penerapan kebijakan mitigasi yang lebih efektif, termasuk pengelolaan sumber daya energi dan pupuk yang berkelanjutan, serta pengendalian kebakaran hutan, guna mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim.untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan secara efektif mengurangi dampak negatif perubahan iklim yang semakin mendesak.
Copyrights © 2025