Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh Gini Ratio dan penerimaan pendapatan daerah terhadap tingkat konsumsi pemerintah atas dasar harga berlaku di Provinsi Sumatera Utara. Konsumsi pemerintah dipandang sebagai elemen penting dalam struktur pengeluaran negara, karena mencerminkan peran aktif pemerintah dalam menyediakan layanan publik serta mendukung pembangunan ekonomi. Gini Ratio dipakai sebagai indikator untuk mengukur tingkat ketimpangan distribusi pendapatan masyarakat, sementara penerimaan daerah menunjukkan kemampuan fiskal pemerintah dalam membiayai pengeluaran. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan dianalisis melalui pendekatan kuantitatif guna melihat seberapa besar kontribusi masing-masing variabel terhadap konsumsi pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerimaan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi pemerintah. Sebaliknya, Gini Ratio tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, meskipun tetap penting untuk dipertimbangkan dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal yang lebih tepat sasaran, adil, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025