Budaya Daul merupakan salah satu kesenian tradisional Madura yang memiliki nilai sejarah dan identitas kultural yang kuat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul kontroversi terkait persamaan antara Budaya Daul dan Budaya Tongklek yang berkembang di daerah lain. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perspektif generasi muda terhadap eksistensi Budaya Daul dan polemik klaim budaya yang melibatkan Budaya Tongklek. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui Paltforrm Media Tiktok dari komentar dan postingan video secara mendalam. Wawancara mendalam dan analisis media sosial, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana anak muda Madura melihat peran Budaya Daul dalam kehidupan mereka serta bagaimana mereka menyikapi isu klaim budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar generasi muda Madura merasa bangga terhadap Budaya Daul, terdapat kekhawatiran terhadap kurangnya upaya pelestarian yang menyebabkan budaya ini rentan terhadap klaim budaya dari daerah lain. Selain itu, media sosial memainkan peran penting dalam memperkenalkan dan mempertahankan identitas budaya ini. Temuan ini menyoroti pentingnya edukasi dan penguatan budaya lokal agar eksistensinya tetap terjaga di tengah arus globalisasi.
Copyrights © 2025