Pembelajaran Bahasa Inggris sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan anak menghadapi tantangan global, khususnya di era digital yang menuntut keterampilan adaptasi dan komunikasi lintas budaya. Namun, di Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pembelajaran Bahasa Inggris masih belum berjalan secara optimal karena keterbatasan media dan pendekatan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas program Start Talking English Practice (STEP) dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris anak-anak melalui media digital interaktif yang mudah diakses. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang terdiri dari kegiatan indoor dan outdoor. Media utama yang digunakan adalah buku ajar bergambar yang dilengkapi dengan QR Code sebagai sarana akses mandiri materi dan latihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar dari 61% pada tahap awal, menjadi 75% pada siklus pertama, dan 89% pada siklus kedua. Selain itu, terdapat peningkatan yang nyata dalam partisipasi aktif, kepercayaan diri, dan keterampilan berbahasa baik secara lisan maupun tulisan. Program STEP terbukti efektif, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi positif dalam memperkuat literasi digital anak sejak dini, terutama di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025